Dampak Buruk Mengkonsumsi Makanan Berminyak

Makanan yang mengandung minyak memang sangat menggiurkan untuk dicicipi. Rasa yang gurih dan garing membuat semua kalangan menggemari makanan yang digoreng, namun seperti yang diketahui jika mengkonsumsi makanan yang digoreng memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan.  Makanan berminyak dapat Kita temui pada sambal, rendang, dan masih banyak lagi. Ada baiknya Anda menyeimbangi mengkonsumsi makanan yang mengandung minyak dengan sayur dan buah serta air putih yang cukup. Berikut Kami rangkum dampak mengkonsumsi makanan berminyak untuk Anda.

Mengganggu keseimbangan bakteri di dalam usus

Dampak Buruk Mengkonsumsi Makanan Berminyak Mengganggu keseimbangan bakteri di dalam usus

Makanan yang Kita konsumsi berpengaruh besar bagi kondisi pencernaan. Jika terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak yang terdapat pada makanan mengandung minyak, maka akan ada kemungkinan bakteri baik atau mikrobioma jumlahnya akan semakin menurun. Selain membantu proses pencernaan, bakteri baik ini juga berperan dalam mengendalikan sistem kekebalan tubuh. Semakin menurun jumlah bakteri ini, semakin lemah pula sistem kekebalan tubuh.

Makanan berminyak dapat menggangu sistem pencernaan

Dampak Buruk Mengkonsumsi Makanan Berminyak Gangguan pencernaan

Mengkonsumsi makanan mengandung minyak dan lemak dalam jumlah lebih banyak akan memperburuk kesehatan Kita. Padahal, kedua kandungan ini memberikan tekanan yang berlebihan bagi sistem pencernaan. Lemak  juga membuat pencernaan menjadi lebih lambat, maka perut otomatis akan lebih rentan terkena gangguan pencernaan. Perut akan terasa begah dan kembung, Kita juga akan menjadi lebih rentan terkena diare.

Makanan berminyak dapat menyebabkan obesitas

Dampak Buruk Mengkonsumsi Makanan Berminyak Menyebabkan obesitas

Kebiasaan mengkonsumsi makanan berminyak sangat berisiko terkena kenaikan berat badan. Hal ini disebabkan oleh tingginya kalori di dalam makanan tersebut. Jika kita makan satu sendok teh minyak saja, maka kita sudah mengkonsumsi 45 kalori. Semakin banyak gorengan yang kita konsumsi, semakin besar pula asupan kalori yang bisa memicu kenaikan berat badan. Kondisi kelebihan berat badan atau obesitas memiliki keterkaitan dengan berbagai penyakit degeneratif yang berbahaya bagi tubuh.

Menyebabkan penyakit jantung

Menyebabkan penyakit jantung

Sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard T.H Chan School of Public Health  menghasilkan fakta mengejutkan tentang kebiasaan mengkonsumsi makanan yang digoreng. Jika kita sering mengkonsumsinya, maka risiko untuk terkena penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes akan meningkat dengan signifikan. Jika kita mengkonsumsi makanan yang digoreng sekitar 4-6 kali dalam seminggu, maka risiko terkena diabetes akan naik sebanyak 39 persen dan risiko terkena penyakit jantung bisa naik 23 persen. Bahkan, jika kita mengkonsumsinya lebih sering, bisa jadi risiko terkena diabetes bisa naik hingga lebih dari 55 persen.

Menyebabkan jerawat

Menyebabkan jerawat

Untuk yang satu ini memang, tidak ada kaitan langsung antara munculnya jerawat dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan mengandung minyak. Hanya saja, makanan ini jika dikonsumsi dengan berlebihan memang berpotensi menyebabkan gangguan keseimbangan hormon yang akhirnya bisa memicu datangnya jerawat. Terlalu sering dikonsumsi juga bisa menyebabkan kelenjar minyak yang ada di kulit kita memproduksi minyak dalam jumlah yang lebih banyak. Hal inilah yang kemudian bisa menyebabkan datangnya jerawat ini.

Demikian ulasan tentang dampak buruk sering mengkonsumsi makanan berminyak untuk kesehatan. Alangkah lebih baik Anda mengurangi mengkonsumsi makanan berminyak dan menggantinya dengan makanan sehat untuk kesehatan Anda sekarang dan masa yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *